Pengalaman Mengikuti Tes CPNS 2019 di Kemenkominfo

cpns 2019

Pada kali ini saya akan bercerita sedikit mengenai pengalaman saya mengikuti tes CPNS 2019. Saya mengambil formasi ahli pertama- teknisi siaran di RRI Bengkulu di bawah kementerian Kominfo.

Cerita ini saya akan bagi menjadi 3 bagian yaitu ketika pendaftaran, tes SKD, dan saat mengikuti tes SKB.

CPNS 2019

Pendaftaran

Pendaftaran tes CPNS 2019 itu dibuka pada tanggal 10 November 2019. Waktu itu saya langsung survei formasi apa kira-kira yang akan saya lamar. Saya langsung mencari formasi dengan kategori persyaratan S1 Teknik Elektro dan di Kota Bengkulu. Keluarlah formasi Teknisi siaran di RRI Bengkulu ini. Sebenarnya masih ada juga formasi di TVRI namun saya lebih memilih RRI karena lebih dekat dengan rumah, cuma 1 km (walaupun kantor TVRI juga dekat kiranya).

Setelah mantap menentukan pilihan saya langsung melengkapi semua berkas yang akan di upload untuk pendaftaran. Untuk berkas sendiri perlu diperhatikan dengan baik apa saja yang diminta karena setiap instansi tentu berbeda. Misal saya di bawah Kominfo disyaratkan mengupload sertifikat TOEFL dengan nilai minimal 475.

Setelah selesai mendaftar saya hampir tidak membuka website itu lagi heheh. Namun walau begitu saya tetap mempersiapkan diri untuk tes SKD nanti dengan mengikuti bimbel online.

Pelaksanaan Tes SKD

Tes SKD itu dilaksanakan tanggal 29 Januari 2020 di Jakarta tentunya. Tempat pelaksanaan tesnya di kantor BKN pusat dan saya kepagian shift 1 jam 8 pagi. Saya berangkat dari Bengkulu tanggal 28 Januari dan langsung pulang 29 Januari siang.

Kamar hotel
Kamart Hotel tempat menginap

WhatsApp Image 2020 12 27 at 10.38.181 CPNS 2019

Waktu itu saya menyewa hotel di daerah condet yang tak terlalu jauh jaraknya ke kantor BKN pusat. Saya pergi menggunakan gojek jam 6 pagi lewat sedikit dan sampai belasan kemudian disana. Ternyata jam setengah 6 pagi itu peserta yang datang sudah sangat ramai sekali.

Disana kami melakukan registrasi awal, memperlihatkan identitas diri dan kartu ujian, terus menitipkan tas di loker dan mendapat cap di punggung tangan sebagai bukti pesertas tes cpns 2019.

Lalu jam 8 pas mulai setelah menunggu di ruangan beberapa saat. Saat itu saya hanya ingin menyelesaikan tes dengan cepat saja. Saya ingat saya termasuk orang yang pertama yang keluar ruang ujian, walau bukan benar-benar yang pertama sih. Nilai tes SKD saat itu langsung keluar sesaat kita menekan tombol selesai di komputer. Saat itu saya mendapat nilai 355 untuk hasil SKD saya. Tak ingin berlama disana, saya pergi keluar kantor BKN tersebut, mencari makan, dan menunggu jadwal penerbangan pulang saya.

cap cpns 2019
Diberi cap dipunggung tangan sebelum masuk ruangan ujian

Oh ya, pastinya sebelum tes SKD ini kita sebagai peserta harus mempersiapkan diri dong. Tentunya sayapun juga begitu. Saya dari juni 2019 mengambil sebuah bimbel online yang bisa belajar dan to sendiri kapan dan dimanapun. Saya membayar Rp 99.000 untuk akun belajar yang aktif selama 1 tahun dan menurut saya itu sangat worth it sekali. Walau saya ga setiap hari belajar namun berkat bimbel online tersebut saya menjadi terbantu. Oh ya itu sistem belajar sendiri ya, ga ada tutor yang ngajarin, disana hanya menyiapkan materi saja.

kereta
pulang dengan kereta bandara

Pelaksanaan Tes SKB

Pelaksanaan tes SKB dilaksanakan pada bulan September 2020. Sedikit molor dari jadwal yang ditetapkan karena terhalang oleh pandemi corona. Lalu dikarenakan pandemi corona ini juga akhirnya pelaksanaan tes SKB bisa memilih lokasi tesnya, tentunya masing-masing peserta berhak memilih lokasi tes sesuai keinginan sendiri.

Saya memilih tes di Bengkulu pastinya dong. Pelaksanaan tes SKB untuk Kemenkominfo setidaknnya ada 3 tahap yaitu SKB CAT, Psikotes, dan Wawancara Kebangsaan.

Tes SKB CAT dilaksankan di kantor BKN Bengkulu tanggal 2 September 2020 pukul 11.00. Saya sudah datang dari jam 9 dan menunggu cukup lama di ruang tunggu sana. Sama seperti skd cat, saya juga tidak ingin berlama-lama di tempat tes dimana saya juga termasuk yang cepat keluar dengan nilai 330. Cukuplah menurut saya.

Pelaksaan tes kedua dilaksanakan di Kantor RRI Bengkulu. Disana kami melaksanakan psikotes menggunakan komputer yang setidaknya memakan waktu 4 jam. Ada juga menggambar pohon dan orang di selembar kertas. Lalu juga ada mengisi survei wawasan kebangsaan. Setelah break isoma, jam 2 siang dilanjutkan ke wawancara kebangsaan. Wawancara ini sedikit berbeda dengan wawancara kerja yang kita ketahui dimana wawancara kebangsaan ini ditanya mengenai seputar pancasila, negara, dan agama. Saya mendapat nomor urut kedua, wawancara menggunakan zoom dengan 2 orang Bapak dari kominfo pusat sebagai pewawancara peserta.

Lanjut pelaksanaan tes ketiga yaitu LGD (leaderless group discussion) dan wawancara dengan psikolog. Tahapan tes ini dilakukan di rumah masing-masing dengan menggunakan zoom. Pertama yaitu LGD dimana kami dibentuk sekelompok 4 orang dengan 1 orang psikolog (dari UI saat itu) sebagai mentor. Psikolog memberikan sebuah masalah yang nantinya akan didiskusikan oleh kami berempat untuk mendapat jalan keluarnya. Psikolog disini hanya diam dan mengamati saja yang tentunya menilai masing-masing peserta. Lalu dilanjutkan dengan wawancara psikolog yang kita ketahui seperti wawancara kerja pada umumnya.

cpns 2019
tes hari ketiga di rumah dengan zoom

Mungkin cukup sekian cerita singkat saya mengenai pengalaman mengikuti tes CPNS 2019 di Kemenkominfo. Sebenarnya tulisan seperti ini sudah saya buat 1 bulan yang lalu dan hanya tinggal posting saja. Namun kesalahan dari hosting nya terjadi yang mengakibatkan hasil tulisan saya hilang dan harus membuat dari awal lagi, menyebalkan pastinya. Tentu menurunkan semangat saya jadinya dan baru bisa mengetik ulang lagi sebulan setelahnya heheh.

Semangat buat para pejuang. Ingat jalan hidup kalian ada di tangan diri kita masing-masing. Bye!

Related Post

4 Replies to “Pengalaman Mengikuti Tes CPNS 2019 di Kemenkominfo”

    1. Kurang lebih sama dengan SKB SKD kaka. Ada 100 soal dan nanti beberapa minggu sebelum tes bakal dikasih kisi-kisi soal SKB sesuai formasi. Kisi-kisinya umum aja, misal saya formasi teknisi siaran, ada 5 poin kisi2 waktu itu, pertama radio, jaringan, televisi dll

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *