Cerita Saya Mendapatkan Visa Jepang

sakura jepang

Visa Jepang – Setelah kita sudah mendapatkan paspor ternyata masih ada lagi yang diperlukan untuk mengunjungi suatu negara. Tentunya visa dong. Terus apa itu visa dan bagaimana mendapatkan visa jepang?

sesuai pengertian dari wikipedia,

Visa adalah sebuah dokumen izin masuk seseorang ke suatu negara yang bisa diperoleh di kedutaan dimana negara tersebut mempunyai Konsulat Jenderal atau kedutaan asing. Visa adalah tanda bukti ‘boleh berkunjung’ yang diberikan pada penduduk suatu negara jika memasuki wilayah negara lain yang mempersyaratkan adanya izin masuk. Bisa berbentuk stiker visa yang dapat diapply di kedutaan negara yang akan dikunjungi atau berbentuk stempel pada paspor di negara tertentu.

yap intinya, paspor itu tandan pengenal kita sedangkan visa adalah surat ijin masuk kita ke negara tujuan.

visa jepang
Visa Jepang

Setelah saya mendapat kepastian bahwa saya akan pergi ke Jepang. Saya mulai mencoba mengurus semua berkas yang diperlukan dan tentunya visa terutama visa jepang yang menjadi negara tujuan saya. Oh ya, untuk beberapa negara seperti di negara ASEAN, kita berhak mengunjungi negara tersebut dengan statu free visa. Durasinya biasanya kurang lebih satu bulan. Mungkin teman-teman bisa mengecek sendiri di situs lain heheh. Terkhusus Jepang yang akan saya kunjungi, diperlukan visa agar boleh masuk kesana.

Untuk visa sendiri dikeluarkan oleh kedubes negara tujuan. Kedubes jepang sendiri di Indonesia terletak di Medan, Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Denpasar. Terdapat 5 kantor konsuler jepang, hal ini dimaksud untuk dibagi wilayah kerjanya. Wilayaj kerja disini dibagi berdasarkan status KTP pengaju visa. Misalnya saya KTP saya Bengkulu maka harus mengurus di Kantor Konsuler yang berada di Jakarta. Untuk lebih lengkapnya bisa dicek disini http://www.id.emb-japan.go.jp/conind.html

Seperti yang saya sebutkan di atas. Terdapat pembagian wilayah kerja berdasarkan KTP pengaju. Disini salahnya saya. Saya mempunya Paspor Padang dan KTP Bengkulu, saya kira saya bisa mengurus visa di kantor Medan karena Paspor Padang tanpa mempertimbangkan KTP Bengkulu saya. Ternyata pembagian wilayah kerjanya berdasarkan KTP. Saat itu saya sedikit panik karena teman yang lain sudah mencoba mengurus dan sudah mendapatkan orang yang bisa bantu untuk visa di Medan. Terus saya gimana dong? akhirnya saya sendiri hanya bermodalkan dengan biro jasa visa yang saya temukan di internet. Disini saya sedikit kesal dengan diri sendiri karena saya baru sadar dan terlalu menyerahkan urusan kepada teman. Akhirnya untuk visa memang saya coba urus sendiri dan meminta bantuan “Biro Jasa”. Hasilnya sebanding dengar biaya yang dikeluarkan. Teman saya yang mengurus visa di kantor Medan ada delapan orang. Jika dikumpulkan semua biaya mereka berdelapan orang itu untuk mengurus visa, masih besar biaya yang saya keluarkan. Untuk hal itu aku hanya bisa tersenyum 🙂

Efeknya apa?

Efeknya visanya lambat datang dan wusshhh kami menunda keberangkatan. Penundaan keberangkatan ternyata juga mempunya efek yang sangat berharga bagi saya. Oh ya efek disini karena saya telat sadar dan telat memasukkan berkas visa ya. Kemudian kami beli tiket baru dan tiket lama kami coba refund. Refund ditolak dan ternyata hangus aja.

Pokoknya intinya gini. Menurut saya untuk cari amannya pengurusan visa paling tidak 3 minggu sebelum berangkat. Kecuali nih teman-teman berdomisili di wilayah kantornya. Saya kata demikian karena dengan birojasa memang dimudahkan karena saya tidak perlu repot-repot ke Jakarta namun saya sedikit kesal karena mereka tidak bisa mengusahakan cepat. Untuk sekedar bayangan di kantor Medan teman saya bisa selesai visa dalam 3 hari dan saya seminggu baru selesai. Walaupun sesama pakai bantuan orang lain. Kalo misalnya untuk link visa di Kantor Medan saya bisa merekomendasikan orangnya (kebetulan saya punya kontaknya), jika mau tinggal hubungi saya saja. Namun untuk biro jasa yang Jakarta saya tidak mau merekomendasikan karena memang ga ada yang rekomended hahah saya gunakan karena terpaksa aja.

Demikian cerita singkat saya mengenai cara mendapatkan visa jepang ini. Sampai jumpa di postingan selanjuntnya.

visa jepang

Edit cerita visa jepang:

Halo semuanya, semoga dalam keadaan baik-baik saja ya. Tentunya harus baik dong apalagi ditengah pandemi ini kan. Saya ingin mengucapkan terima kasih sudah berkunjung ke blog saya.

Jika teman-teman ada yang masih ragu dan ada yang ingin ditanyakan silahkan berikan komentar dibawah atau kontak saya langsung melalui form pada halaman contact me.

Setidaknya sudah cukup banyak orang yang menghubungi saya. Entah itu melalui dm Instagram atau facebook.

Related Post

10 Replies to “Cerita Saya Mendapatkan Visa Jepang”

  1. Assalaamu'alaikum

    Uda, perkenalkan, saya yusra. Saya mau ngurus visa jepang, domisili bukittinggi. Boleh minta contact biro jasa yg ngurus visa d medan ngga Uda? Terimakasih

  2. maaf teman2 semua, saya tidak bisa menghandle komentar di blog. kalau mau silahkan kontak saya langsung di email atau boleh di sosmed seperti IG. thanks 🙂

  3. halo brata,
    bisa dikontak saya langsung via email atau sosmed ig saya. untuk sms belum bisa saya.

    fyi, terkadang saya jarang buka blog dan tidak aktif di facebook. Jadi email atau dm ig bisa jadi solusi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *